TUNAS: Inovasi Kewirausahaan Berbasis Alam untuk Generasi Muda di SDN Gawerejo

SD Negeri Gawerejo, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, menghadirkan inovasi “TUNAS (Tumbuh Usaha Baru Dari Alam Sekolah)” untuk mengubah lahan kosong sekolah menjadi pusat pembelajaran kewirausahaan dan pembudidayaan tanaman produktif. Diluncurkan pada Juni 2025 setelah uji coba pada Januari 2025, program ini mengintegrasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada tema kewirausahaan. Melalui kolaborasi dengan petani dan pelaku UMKM di Desa Gawerejo, TUNAS bertujuan menumbuhkan jiwa wirausaha siswa sekaligus mendukung perekonomian lokal, sesuai dengan Permendikbud No. 19 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Kegiatan TUNAS diadakan sebulan sekali pada hari Sabtu, melibatkan siswa sebagai petani cilik yang belajar menanam, merawat, dan mengelola tanaman produktif, seperti sayuran dan buah-buahan, yang kemudian diolah menjadi produk UMKM. Petani lokal memberikan pelatihan teknis, sementara pelaku UMKM membantu siswa mengembangkan produk untuk dijual. Pemasaran dilakukan melalui media sosial dan WhatsApp, dengan sistem pemesanan daring yang memudahkan pembeli dari masyarakat desa, siswa KB, TK, hingga warga umum. Kegiatan ini menciptakan pengalaman belajar yang aplikatif, menanamkan nilai gotong royong, kreativitas, dan tanggung jawab.

Inovasi ini telah menghasilkan dampak positif, termasuk peningkatan keterampilan siswa dalam bercocok tanam dan kewirausahaan, serta pemanfaatan optimal lahan sekolah. Produk UMKM Desa Gawerejo semakin dikenal, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dan rasa bangga sebagai petani cilik, sekaligus memahami pentingnya UMKM dalam pembangunan desa. SDN Gawerejo berkomitmen untuk terus memperluas program TUNAS, memperkuat sinergi dengan masyarakat, dan menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi yang mendukung pendidikan berkelanjutan dan kesejahteraan komunitas.