STUPA KLASIK: Inovasi Literasi yang Menyenangkan di SDN Moropelang

SD Negeri Moropelang, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, menghadirkan inovasi “STUPA KLASIK (Sabtu Pagi Kegiatan Literasi Asik)” untuk membangun budaya literasi yang positif di kalangan siswa kelas IV hingga VI. Dilaksanakan setiap Sabtu pagi sepanjang tahun 2025, program ini mencakup kegiatan seperti membaca bersama, cerita berantai, bedah buku, jurnal bacaan, dan aktivitas kreatif seperti menggambar atau membuat puisi berdasarkan bacaan. Berbasis teori motivasi Deci dan Ryan serta pendekatan Whole Language, STUPA KLASIK mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Kurikulum Merdeka untuk menumbuhkan minat baca dan keterampilan berpikir kritis.

Pelaksanaan STUPA KLASIK melibatkan guru, wali kelas, dan siswa dalam suasana belajar yang santai namun terarah, diadakan di perpustakaan, ruang kelas, atau taman sekolah. Evaluasi bulanan melalui observasi dan jurnal bacaan menunjukkan hasil positif: 87% siswa berpartisipasi aktif, 82% mengisi jurnal bacaan secara konsisten, dan frekuensi membaca meningkat menjadi 3–5 buku per bulan. Siswa juga menunjukkan kemajuan dalam keterampilan menulis, kosakata, dan keberanian berekspresi, dengan banyak yang mulai meminjam buku secara mandiri dan berdiskusi tentang bacaan di luar jam sekolah.

Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan koleksi buku dan tingkat literasi yang bervariasi, sekolah mengatasinya dengan menambah koleksi melalui donatur dan memilih bacaan sesuai kemampuan siswa. STUPA KLASIK memperkuat peran sekolah sebagai pusat literasi, meningkatkan rasa percaya diri siswa, dan mendukung pembelajaran mandiri. SDN Moropelang berencana mengembangkan program ini dengan mengintegrasikan media digital dan melibatkan orang tua serta penulis lokal, memastikan keberlanjutan inovasi literasi yang inspiratif dan efektif.