Inovasi Program MANJA BANGET Cegah Stunting di Kabupaten Lamongan

Di tengah tingginya angka stunting di Indonesia, Kabupaten Lamongan meluncurkan inovasi program "MANJA BANGET" (Makan Ikan Mujaer dan Bandeng Cegah Stunting) sebagai solusi untuk mengatasi masalah gizi pada balita. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan hasil pemantauan di Puskesmas Karangbinangun, prevalensi stunting masih menjadi masalah signifikan dengan 36 balita sangat pendek dan 75 balita pendek yang terdeteksi pada Februari dan Agustus 2021. Stunting, yang disebabkan oleh kekurangan asupan protein dan gizi lainnya, berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.

Program MANJA BANGET dirancang untuk mengatasi kekurangan protein dengan memanfaatkan ikan Mujaer dan Bandeng sebagai sumber protein yang terjangkau dan bergizi. Ikan Mujaer, dengan kandungan protein yang tinggi, menjadi alternatif makanan yang efisien dibandingkan dengan susu, mengingat harganya yang lebih ekonomis dan kandungan gizi yang tinggi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan Mujaer di kalangan balita dan mengedukasi ibu-ibu tentang pentingnya asupan protein untuk mencegah stunting.

Di desa Windu, program ini tidak hanya fokus pada distribusi ikan Mujaer, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan pengolahan ikan Mujaer dalam berbagai bentuk makanan. Melalui pendekatan ini, diharapkan jumlah balita yang mengalami stunting dapat menurun secara signifikan. MANJA BANGET adalah langkah nyata dalam memperbaiki status gizi anak-anak dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target penurunan stunting secara nasional.