Di tengah transformasi sistem kesehatan Indonesia, yang mencakup enam pilar utama, Kabupaten Lamongan meluncurkan sebuah terobosan dalam perawatan kesehatan jiwa dengan peluncuran program "Teras Pak Dewa". Program ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melalui terapi akupressure, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan rehabilitasi. Inisiatif ini berfokus pada individu yang telah menjalani pengobatan selama dua tahun tanpa kambuh, dengan tujuan utama untuk mengurangi stigma, meningkatkan kualitas hidup, dan menciptakan peluang ekonomi.
"Teras Pak Dewa" dirancang untuk menjawab berbagai tantangan dalam kesehatan jiwa yang dihadapi oleh masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan akupressure sebagai bentuk terapi, tetapi juga bertujuan untuk memberdayakan ODGJ melalui kegiatan yang menghasilkan pendapatan. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan dari terapi akupressure tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
Pelatihan akupressure dilakukan di Puskesmas Sekaran, sebagai bagian dari upaya peningkatan akses layanan kesehatan jiwa di tingkat primer. Pelatihan ini mengajarkan teknik-teknik akupressure yang dapat digunakan dalam terapi, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan fisik dan mental. Setelah pelatihan, peserta diberikan kesempatan untuk bekerja di poli akupressure, sehingga mereka dapat mengaplikasikan keterampilan yang dipelajari sambil mendapatkan penghasilan.
Inovasi ini sejalan dengan strategi Kementerian Kesehatan yang meliputi upaya promotif dan preventif, peningkatan akses layanan kesehatan jiwa, serta kemitraan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan stigma terhadap gangguan jiwa dapat berkurang, serta pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap ODGJ dapat meningkat. Selain itu, pelibatan sektor swasta dan organisasi non-profit dalam program ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan dan pengembangan lebih lanjut.
Kebaruan dari program ini terletak pada pendekatannya yang holistik, mencakup aspek fisik, mental, dan sosial dari kesehatan jiwa. Dengan mengintegrasikan terapi akupressure dengan dukungan psikologis dan kegiatan sosial, "Teras Pak Dewa" bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan menyeluruh bagi ODGJ. Program ini juga mengedepankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan dalam peningkatan kesehatan jiwa di Kabupaten Lamongan.
Dengan adanya program "Teras Pak Dewa", diharapkan Kabupaten Lamongan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pemberdayaan dan rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa, serta menjadikan inovasi ini sebagai model bagi program serupa di seluruh Indonesia.