Puskesmas Tlogosadang di Kabupaten Lamongan meluncurkan inovasi baru dalam pelayanan kefarmasian dengan memperkenalkan Layanan Titip Obat (LATIPO), sebuah solusi untuk mengatasi masalah antrian panjang dan ketidaknyamanan yang dialami pasien lansia, prolanis, pasien jiwa, serta pasien tuberculosis (TB). Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien, LATIPO hadir untuk memberikan kemudahan dalam pengambilan obat tanpa perlu mengantri di ruang farmasi.
LATIPO memungkinkan pasien untuk menyerahkan resep ke petugas farmasi dan menerima kartu titip obat. Obat kemudian disiapkan dan disimpan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang buka 24 jam, memungkinkan keluarga pasien untuk mengambil obat dalam waktu 2 x 24 jam. Seiring waktu, untuk meningkatkan efisiensi, Puskesmas Tlogosadang melibatkan bidan desa dan perawat desa dalam layanan ini. Mereka akan mengantarkan obat ke rumah pasien, sekaligus memberikan informasi obat yang diperlukan.
Pada tahun 2022, untuk mengatasi peningkatan kasus TB dan masalah infeksius di ruang farmasi, LATIPO juga diperluas untuk mencakup pasien TB. Dengan melibatkan programmer dalam sistem pengantaran obat, LATIPO memastikan pasien menerima obat mereka dengan cepat dan aman dalam waktu kurang dari 12 jam tanpa harus menunggu lama di Puskesmas.
Kebaruan inovasi ini tidak hanya memudahkan pasien dalam mendapatkan obat tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan. Dengan dukungan dari seluruh staf Puskesmas, perangkat desa, dan masyarakat, LATIPO diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Tlogosadang. Hasilnya, LATIPO telah berhasil mengurangi infeksius di Puskesmas dan meningkatkan prioritas penerimaan serta pemantauan penggunaan obat pada pasien lansia, prolanis, jiwa, dan TB.