Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Lamongan telah meluncurkan sebuah inovasi bernama Sudut Baca LENTERA (Literasi Untuk Kesejahteraan) untuk mendorong budaya literasi di masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses bahan bacaan yang selama ini menjadi hambatan utama dalam meningkatkan minat baca di Lamongan.
Menurut survei tahun 2019, minat baca masyarakat Lamongan tergolong cukup, dengan 64,71% dari 578 responden menunjukkan minat baca. Namun, hasil Kajian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Lamongan tahun 2022, yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional RI, menunjukkan nilai 66,13 poin, yang masih berada dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan budaya literasi di Lamongan.
Sudut Baca LENTERA hadir sebagai solusi, berupa perpustakaan mini berbentuk lemari besi yang terinspirasi dari kotak telepon di Inggris. Setiap lemari dapat memuat 80 judul buku dan ditempatkan di ruang-ruang publik, seperti taman dan lapangan olahraga, untuk memudahkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan. Program ini juga mengajak masyarakat, instansi, dan yayasan untuk menghibahkan buku-buku mereka agar dapat dibaca oleh masyarakat luas.
Sejak peluncurannya, Sudut Baca LENTERA telah menunjukkan hasil yang positif. Nilai IPLM Kabupaten Lamongan meningkat pada tahun 2022, dan tingkat kunjungan ke Sudut Baca LENTERA naik signifikan dari 1.388 pengunjung pada tahun 2021 menjadi 2.890 pengunjung pada tahun 2022. Selain itu, jumlah titik lokasi Sudut Baca LENTERA bertambah menjadi lima titik.
Program ini tidak hanya meningkatkan minat baca tetapi juga berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dengan memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Sudut Baca LENTERA diharapkan dapat mendorong kemampuan literasi masyarakat, terutama di kalangan remaja dan dewasa, serta menyediakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif.
Dinas Arpusda Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus mengembangkan Sudut Baca LENTERA dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Langkah-langkah strategis yang dilakukan antara lain pemetaan lokasi, analisis identitas pemustaka, penyediaan bahan bacaan sesuai kebutuhan, dan kerjasama dengan mitra. Program ini diharapkan dapat diadopsi di tempat lain untuk mendorong peningkatan literasi secara lebih luas.
Keberlanjutan program ini dijaga melalui evaluasi rutin setiap tiga bulan, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dan membuka peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan layanan Sudut Baca LENTERA. Dengan adanya komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Lamongan dalam jangka panjang.