BELA DIRI (Bumdesa Lamongan Mandiri)

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan memperkenalkan inovasi terbaru dalam pengembangan BUMDesa melalui sistem informasi BELA DIRI (BUMDESA LAMONGAN MANDIRI). Sistem ini dirancang untuk mendukung pengelolaan BUMDesa dengan memberikan kemudahan dalam pencatatan administrasi dan pembukuan yang sistematis. Berdasarkan amanat Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, BUMDesa memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan aset dan usaha desa.


Latar belakang pengembangan BELA DIRI adalah kebutuhan DPMD untuk memiliki data valid tentang inventarisasi BUMDesa dan pencatatan administrasi yang terstruktur. Sistem ini menyediakan solusi digital bagi BUMDesa dalam mengelola informasi keorganisasian, jenis usaha, dan transaksi pembukuan. Selain itu, sistem ini juga memiliki fitur pojok konsultasi yang memfasilitasi diskusi antara BUMDesa, DPMD, dan forum BUMDesa, serta terintegrasi dengan Sistem Informasi Data Desa Center milik DPMD Provinsi Jawa Timur.

Implementasi BELA DIRI di Kabupaten Lamongan menunjukkan hasil yang signifikan. Sebelumnya, banyak BUMDesa kesulitan dalam menyajikan laporan keuangan dan administrasi yang baik. Dengan sistem ini, BUMDesa kini mampu melakukan pencatatan administrasi yang teratur dan menyajikan laporan yang sistematis. Program ini juga mendapatkan dukungan dari Forum BUMDesa, yang menyediakan pelatihan dan pendampingan untuk penggunaan sistem.

Sistem BELA DIRI tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi desa, tetapi juga berperan dalam perencanaan kebijakan ekonomi tingkat desa. Adaptabilitas sistem ini juga terlihat dari penerapannya di Kabupaten Bojonegoro, yang menunjukkan bahwa BELA DIRI dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan daerah lain.

Untuk memastikan keberlanjutan, sistem ini membutuhkan peran aktif dari BUMDesa dan Forum BUMDesa serta integrasi dengan sistem informasi lain. Meskipun ada kendala seperti kebutuhan SSL untuk keamanan data dan kekurangan anggaran, upaya untuk mengembangkan aplikasi lebih lanjut termasuk fitur e-payment dan e-office diharapkan dapat mengatasi tantangan tersebut.

Kolaborasi antara DPMD, BUMDesa, Forum BUMDesa, dan OPD lain sangat penting untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan sistem informasi BELA DIRI, yang diharapkan dapat mempermudah pengambilan kebijakan dan mendukung pembangunan desa secara efektif.